Jumat, 23 Agustus 2013

CARA MEMBUAT LANTING DARI SINGKONG KHAS KEBUMEN

Lanting merupakan makanan yang terbuat dari singkong sebagai salah satu makanan atau kue khas Kebumen yang tepatnya ada di daerah Kecamatan Kuwarasan terutama desa Lamahduwur dan sekitarnya serta di daerah Kecamatan Karanganyar sebagai tempat produksinya. Lanting khas Kebumen di pasarkan dengan tampilan berbentuk angka delapan (8) yang kini dengan berbagai rasa yang khas mulai dari rasa bawang, rasa jagung bakar, rasa sapi panggang, pedas dan lainya.
Lanting dengan rasa yang gurih dan lezat sangat cocok untuk makanan cemilan dan oleh-oleh untuk tamu dari luar kota yang dikemas dalam plastik yang biasanya berukuran kurang lebih 1/2 sampai 1 kilogram. untuk harga per kilogramnya mulai dari Rp. 10000 sampai dengan Rp. 20000 per kilogram tergantung rasa dan tempat kita membeli.


Berikut salah satu resep cara membuat lanting khas Kebumen :

Bahan :
- Singkong 1kg
- Bawang Puting 4 siung
- ketumbar 1/2 sendok makan
- Garam secukupnya
- Pewarna (bila menginginkan)
- Minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
1. Haluskan bumbu menjadi satu sisihkan
2. Kupas singkong dan bersihkan kemudian rendam sekitar 1 jam. angkat dan haluskan
3. Campurkan singkong dengan bumbu kemudian uleni sampai rata.
4. Ambil sedikit adonan kemudian pilih membentuk tali, jika ada gunakan masin giling untuk membentuknya. bentuk menjadi angka 8 atau bulat (sesuai selera)
5. Jemur lanting dibawah sinar matahari hingga kering.
6. Langkah terakhir goreng lanting hingga berwarna kuning kecoklatan. angkat dan tiriskan.

Cukup mudah bukan ???, ini hanya salah satu resep yang bisa dipraktekan di rumah. tapi untuk industri rumah tangga bisa dengan menambah jumlah pada bahannya....



Kamis, 01 Agustus 2013

Resep Membuat Wingko Babat Semarang Asli Enak

Resep Membuat Wingko Babat Semarang Asli Enak
Satu lagi resep masakan yang pastinya sudah banyak orang mengenalnya terutama orang Jawa Tengah. Wingko adalah makanan jajanan atau cemilan asli dari Semarang Jawa Tengah. makanan ini cocok untuk di hidangkan dinruang tamu saat ada acara keluarga atau pada saat Hari Raya Idul Fitri, cocok juga untuk oleh-oleh kita saat bepergian ke luar kota.

Resep Membuat Wingko Babat Semarang Asli Enak - Resep Membuat Wingko Babat Semarang Asli Enak ini pasti akan sangat menarik untuk dicoba dan tentunya mudah serta enak. Resep wingko babat sendiri sebenarnya ada 2 versi. resep wingko babat khas lamongan dan resep wingko babat semarang. Walaupun demikian, cara membuat wingko babat ini hampir sama. Dan keduanya sama-sama enak, sangat disarankan untuk oleh-oleh. Dan tentunya sangat nikmat disajikan dalam acara dan suasana apapun, seperti disajikan bersama teh hangat dan kopi.
Wingko Babat
Bahan - bahan wingko babat :
450 ml Santan dari setengah butir kelapa
250 gr Gula pasir
1/2 sdt Garam
1/2 sdt Vanili bubuk
250 gr Tepung ketan
1/3 btr Kelapa, (pilih yang tidak terlalu tua, lalu parut)
Cara Membuat Kue Wingko Babat :
1. Panaskan oven hingga bersuhu 180 derajat celcius, kemudian siapkan loyang ukuran 23x23x3cm, lalu alasi dengan menggunakan daun pisang.
2. Masak santan dan gula pasir sambil diaduk hingga mendidih dan gula larut, lalu masukkan garam dan vanili, kemudian angkat dan dinginkan.
3. Campur tepung ketan dengan kelapa parut, aduk sampai rata. Kemudian tuangi santan sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk. Setelah itu tuang adonan ke dalam loyang, dan ratakan.
(Apabila sobat onliners menginginkan wingko dalam bentuk bulat, sobat onliners bisa juga mencetaknya dengan cetakan bentuk bulat atau bentuk lain sesuai selera sobat onliners, misalnya cetakan bintang atau bentuk hati, love)
4. Panggang kedalam oven yang sudah panas selama kurang lebih 40 menit sampai wingko babat matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan dinginkan, lalu potong-potong sesuai selera.

RENDANG UNTUK MENU IDUL FITRI


Untuk menyambut hari Raya Idul Fitri tahun ini saya sengaja sajikan beberapa resep masakan yang biasanya menjadi makanan faforit kita dan sekedar untuk sharing pengalaman. kebetulan saya sendiri pernah menjadi tukang masak di sebuah restoran padang di daerah santa Jakarta Selatan. ini salah satunya yang menjadi masakan andalan adalah rendang.
Resep Cara Membuat Daging Rendang Padang Asli Enak 
Rendang adalah salah satu makanan khas indonesia yang tentunya sangat disukai oleh seluruh orang, bahkan sampai di luar negeri pun ada penjual yang menjual makanan khas warung padang indonesia ini, seperti di negara australia. Resep Cara Membuat Daging Rendang Padang Asli Enak, merupakan resep daging rendang padang yang tentunya mudah untuk dibuat sendiri dirumah. resep daging rendang ini menggunakan beberapa bahan rempah-rempah yang tentunya menambah kelezatan dan kenikmatan rasa lauk daging rendang ini. Karena cara membuat daging rendang padang ini sangat mudah, yuk kita langsung coba buat saja daging rendang padang ini dirumah.
Daging Rendang Padang
Resep Cara Membuat Daging Rendang Padang Asli EnakBahan Daging Rendang :
1 kg Daging tanpa lemak, potong dan cuci bersih lalu tiriskan
3 butir kelapa tua parut, buat menjadi santan kental
Bahan Bumbu Daging Rendang Padang, (dihaluskan) :
20 btr Bawang merah
10 siung Bawang putih
2 ruas jari Jahe
1 ons Cabe merah giling
1 sdt merica
Bahan Bumbu Rendang lainnya :
Lengkuas, dimemarkan
3 btg Sereh, geprek bagian putihnya
3 buah Bunga pekak
5 lbr Daun jeruk
3 lbr Daun salam
2 lbr Daun kunyit, sobek-sobek
Bumbu Pelengkap Daging Rendang Padang :
1 sdm Kelapa serundeng giling (kelapa parut di sangrai sampai berwarna coklat, kemudian di giling halus hingga keluar minyaknya)
1 sdm Hati sapi rebus, di giling halus
1 sdm Air asam
Garam, secukupnya
Gula pasir, secukupnya
Cara Membuat Daging Rendang Padang :
1. Ungkep daging dengan bumbu halus, biarkan air daging keluar dan tunggu hingga air ungkepan kering.
2. Tuang santan, kemudian masukkan semua bumbu kecuali bumbu pelengkap, dan aduk hingga rata.
3. Aduk-aduk santan hingga santan mendidih dan jangan sampai santan pecah.
4. Kecilkan api, masak sampai daging rendang dan bumbu mengeluarkan minyak.
5. Masukkan bumbu pelengkap daging rendang padang, aduk rata.
6. Masak terus sambil sesekali diaduk-aduk agar tidak lengket. Masak sampai bumbu rendang agak mengering atau berdedak dan berwarna coklat.
7. Sajikan dengan nasi hangat.
Tips Membuat Daging Rendang Padang :
1. Saat memasak menggunakan santan agar santan tidak pecah, cara yang sebaiknya dilakukan adalah Gunakan gerakan menimba saat mengaduk-aduk santan ketika proses memasak. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar santan tidak pecah saat dimasak.
2. Kalau ingin daging cepat empuk, saat setelah daging dicuci dan dipotong-potong, sebaiknya dipukul-pukul dulu atau digeprak agar daging menjadi agak pipih, baru kemudian dimasak dan diungkep dengan bumbu.
Seperti itulah Resep Cara Membuat Daging Rendang Padang Asli Enak yang aku sajikan kali ini. semoga bisa menambah ilmu para sobat onliners, dan bisa memperkaya resep daging untuk menu Idul Fitri tahun ini. Jangan lupa coba resep daging Idul Fitri yang lainnya.

Rabu, 10 Juli 2013

LANTHING KEBUMEN

DARI daftar makanan khas Kabupaten Kebumen, lanting menjadi salah satu yang wajib dicantumkan. Selain sate ambal, soto petanahan, emping mlinjo, lanting sudah identik dengan kabupaten berslogan “BERIMAN” itu. Bahkan, seiring dengan meredupnya produksi sarang burung walet, sejumlah pihak mengusulkan untuk mengganti ikon Kebumen yang semula burung walet dengan lanting.

Kebumen Kota Lanting? Ya, lanting merupakan makanan renyah asli Kebumen. Terbuat dari bahan baku singkong. Selain renyah, rasanya juga gurih oleh bumbunya yang telah berkembang menjadi beraneka macam rasa. Umumnya lanting berbentuk serupa angka delapan, namun ada juga yang berbentuk lingkaran seperti angka nol.
Makanan lanting, sangat mudah didapatkan mulai dari dijual pedagang asongan di stasiun, terminal hingga pusat jajanan di sepanjang jalan di Kebumen. Saat ini, lanting tidak hanya bisa dibeli di Kebumen karena produk ini sudah dipasarkan ke kota-kota di seluruh Indonesia. Yang membanggakan, makanan tradisional itu sudah mulai dijual di pasar swalayan.

Memang, bagi masyarakat Kebumen, lanting tidak sekadar makanan tetapi sudah menjadi identitas. Penegasan identitas itu ketika Paguyuban Perajin Lanting Khasanah Desa Lemahduwur, Kecamatan Kuwarasan membuat lanting raksasa. Lanting berukuran 50 cm x 100 cm tersebut tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) bersamaan dalam acara ìKebumen Moncerî di Benteng Van der Wijck, Gombong pada 2010.

Selama bertahun-tahun lanting telah menopang perekonomian bagi ribuan warga Kebumen. Mulai dari petani singkong di daerah pegunungan umumnya karanggayam dan daerah banjarnegara, hingga pelaku industri kecil yang menjadi produsen lanting serta tenaga kerja utamanya ibu rumah tangga yang terlibat di dalamnya.

Saat ini, industri kecil lanting terus berkembang dan tersebar di sejumlah kecamatan. Bahkan industri lanting juga sampai di Kecamatan Kuwarasan yang meliputi Desa Lemah duwur, Madureso, Harjodowo, Purwogondo dan sebagian desa-desa lain selain di kuwarasan di kecamatan karanganyar juga sebagian juga memproduksi lanthing termasuk juga kecamatan Poncowarno

Topang Ekonomi

Merujuk data di Bidang Industri Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kebumen, sentra lanting terdapat di Kecamatan Adimulyo yakni di Desa Pekuwon dan Meles. Kemudian di Desa Jogomulyo dan Tugu, Kecamatan Buayan. Adapun sentra lanting yang cukup besar terdapat di Desa Harjodowo dan Lemahduwur di Kecamatan Kuwarasan.

Yang terdaftar di Disperindagkop Kebumen, di Desa Harjodowo terdapat 25 unit usaha dengan melibatkan sebanyak 113 tenaga kerja. Adapun nilai produksi ditaksir mencapai Rp 1,8 miliar per tahun. Sedangkan di Desa Lemahduwur terdapat 21 unit usaha produksi lanting dengan melibatkan 86 tenaga. Adapun nilai produksi di desa ini diperkirakan mencapai Rp 1,52 miliar per tahun.

Bisa dipastikan bahwa masih banyak lagi industri rumah tangga yang memproduksi makanan lanting. Pasalnya belum semua perajin telah mengajukan izin usahanya ke Disperindagkop. Lihat saja, di Desa Lemahduwur, Kuwarasan hampir setengah warganya ekonomi keluarganya bertumpu pada usaha lanting. Di sentra lanting tersebut, dari 720 keluarga ada lebih dari 300 keluarga yang menekuni usaha lanting.

Diakui bahwa awal mula lanting berasal dari Desa Lemahduwur. Industri itu mereka tekuni secara turun-temurun hingga sekarang. Saat ini industri lanting menyebar ke desa sekitarnya seperti Desa Madureso dan Harjodowo. Perajin di Desa Madureso dan di Harjodowo umumnya pernah bekerja di Lemahduwur. Mereka kemudian mandiri dengan memproduksi lanting sendiri.

Dituntut Inovatif

Untuk mengolah singkong menjadi lanting yang siap dipasarkan membutuhkan waktu sekitar dua hari. Singkong yang sudah dikupas dan dibersihkan kemudian digiling hingga lembut. Singkong hasil gilingan yang masih mengandung kadar air itu lalu diperas kemudian kembali digiling untuk kedua kalinya. Setelah itu proses berikutnya adalah pengukusan hingga setengah matang.

Proses berikutnya, adonan bahan baku singkong tersebut dimolen dan masukkan ke wadah untuk dipres. Hasilnya muncul adonan berbentuk panjang menyerupai mi dengan ukuran yang lebih besar. Setelah itu, adonan tersebut dicampur tepung singkong sebelum dibentuk sesuai yang dikehendaki. proses pembentukan ini sering sebur "ngewed" pekerjaan ini bisa dilakukan kapan saja dan banyak membutuhkan tenaga, bahkan sebagian ibu-ibu rumah tangga dari desa tetangga seperti kuwarasan, gandusari, pondok gebangsari datang ke desa-desa yang memproduksi lanting untuk membantu membaat bentukan lanting / ngewed dengan upah yang sesuai.

Setelah kering, tahap selanjutnya ialah penggorengan. Setelah itu, untuk jenis lanting bumbu, proses selanjutnya adalah diberi bumbu sesuai dengan rasa yang diinginkan. Setelah dikemas, lanting bumbu pun siap dipasarkan. Namun banyak juga perajin yang menjual lanting dengan sistem curah yang masih belum diberi bumbu.

Semakin ketatnya persaingan di bidang industri dan perdagang membuat para pelaku usaha termasuk industri lanting dituntut kreatif dan inovatif. Sebab, tanpa adanya inovasi dari tahap produksi hingga pemasarannya, bisa dipastikan lambat laun bisnis tersebut akan meredup sebelum akhirnya bangkrut.

SUMBER: http://www.beritakebumen.info/2011/12/lanting-jadi-identitas-kebumen.html#ixzz2YhHxPpwl